FALSAFAH ANGKOLA-MANDAILING

"Hombar do adat dohot ibadat"

= Adat dengan ibadat/agama adalah berdampingan.

(makna: Adat tidak boleh bertentangan dengan agama. Adat yang baik dan tidak bertentangan harus dilestarikan dan tetap dijalankan).

Friday, April 12, 2013

"TERBURU-BURU"

Dahulu sebagian orang bijak menyatakan:

«كَانَ يُقَالُ الْعَجَلَةُ مِنَ الشَّيْطَانِ إِلَّا فِي خَمْسٍ , إِطْعَامُ الطَّعَامِ إِذَا حَضَرَ الضَّيْفُ وَتَجْهِيزُ الْمَيِّتِ إِذَا مَاتَ , وَتَزْوِيجُ الْبِكْرِ إِذَا أَدْرَكَتْ , 


وَقَضَاءُ الدَّيْنِ إِذَا وَجَبَ , وَالتَّوْبَةُ مِنَ الذَّنْبِ إِذَا أَذْنَبَ»


Terburu-buru itu berasalkan dari bisikan setan, kecuali dalam lima


 hal:

1. Menghidangkan jamuan bila tamu telah datang.


2. Menyegerakan pengurusan orang meninggal setelah nyata-nyata


    meninggal.

3. Menikahkan anak gadis setelah baligh.


4.melunasi hutang bila telah jatuh tempo.


5.bertaubat dari dosa. ( hilyatul auliya' oleh Abu Nuaim 8/78)

No comments:

Post a Comment